motoline.id – Aprilia bangkit kembali menjadi sorotan dunia MotoGP setelah Marco Bezzecchi mencetak kemenangan gemilang di seri British MotoGP 2025. Kemenangan ini bukan hanya kemenangan pertama Aprilia sejak GP Austin tahun lalu, tetapi juga sinyal kuat bahwa pabrikan asal Noale siap kembali menantang dominasi Ducati.
Dengan hasil tersebut, Aprilia kini menempati posisi ketiga dalam klasemen konstruktor, hanya terpaut 17 poin dari Honda. Capaian ini semakin impresif mengingat mereka belum diperkuat Jorge Martin sejak seri Qatar akibat cedera serius.
Savadori: Aprilia Saat Ini Nomor Dua di Grid
Lorenzo Savadori, test rider sekaligus pengganti Martin, menegaskan ambisi Aprilia untuk terus mendekati Ducati.
“Kami bekerja sangat keras di Noale. Saat ini saya percaya kami adalah pabrikan terbaik kedua di grid, tapi tentu kami harus terus berkembang,” ujar Savadori saat ditemui di paddock Aragon.
Meskipun Ducati telah unggul jauh dengan lebih dari 135 poin di puncak klasemen, persaingan sengit justru terjadi di bawahnya. Honda, Aprilia, KTM, dan Yamaha hanya terpaut 26 poin satu sama lain dalam perebutan posisi dua terbaik konstruktor.
Fokus Tiga Aspek: Rem, Stabilitas, dan Akselerasi
Dalam upayanya mengejar Ducati, Aprilia telah mengidentifikasi tiga aspek penting: stabilitas motor, kemampuan pengereman, dan akselerasi. Menurut Savadori, pengembangan ketiganya akan terus diuji lewat balapan maupun tes resmi, termasuk saat MotoGP Aragon akhir pekan ini dan tes di Jerez pekan depan.
“Kami membawa banyak komponen baru. Beberapa terlihat, beberapa sangat sulit terlihat, tapi hasilnya nanti bisa sangat berbeda,” tambahnya.
Salah satu pengembangan menarik adalah penggunaan perangkat ride-height mirip Ducati, yang dapat diaktifkan saat memasuki tikungan dan secara otomatis menurunkan motor saat keluar tikungan untuk meningkatkan traksi.
Martin Masih Absen, Savadori Lanjut Uji Coba
Cedera Jorge Martin diperkirakan masih akan memaksanya absen setidaknya satu bulan lagi. Aprilia pun mengandalkan Savadori untuk menggantikan peran balap sambil terus mengembangkan motor RS-GP25.
“Saya tidak sabar melihat Jorge kembali menunggangi motor ini. Tapi untuk sekarang, tugas saya adalah balapan sambil membawa data penting untuk pengembangan,” kata Savadori.
Peringkat Pembalap: Bezzecchi Meroket, Zarco Curi Perhatian
Kemenangan di Silverstone mengangkat posisi Bezzecchi ke peringkat tujuh dalam klasemen pembalap. Sementara Johann Zarco (Honda LCR) menjadi satu-satunya non-Ducati yang berada di lima besar, membuktikan bahwa rivalitas di musim 2025 semakin terbuka.





