Superprix 2026 Seri 2 Boyolali Siap Membara, Perang Bintang Nasional Hingga Asia Pecah di Jawa Tengah

motoline.id – Atmosfer balap motor nasional kembali memanas. Putaran kedua Superchallenge Superprix 2026 Seri 2 dipastikan bakal digelar di Sirkuit Boyolali, Jawa Tengah pada 22-23 Mei 2026. Setelah sukses membuka musim di Tasikmalaya, kini Boyolali bersiap menjadi pusat perhatian pecinta road race Indonesia dengan tensi persaingan yang diprediksi jauh lebih brutal.

Gelaran yang dikawal Genta Auto & Sport bersama Superchallenge tersebut bukan sekadar balap biasa. Seri kedua ini menjadi momentum penting bagi para pembalap untuk mengamankan poin juara umum sekaligus menjaga kans dalam perebutan titel musim 2026.

Read More

Menariknya, Superprix Boyolali tahun ini dipastikan menghadirkan deretan rider elite nasional hingga Asia. Nama-nama seperti Willy Hammer, Akbar Abud, Rio Andianto hingga Agus Kempul disebut bakal kembali turun gunung memburu podium di lintasan Boyolali. Bahkan jawara Asia Alfi Husni juga dipastikan ikut meramaikan persaingan, membuat tensi kelas utama diprediksi semakin panas.

Karakter Sirkuit Boyolali sendiri menjadi salah satu faktor yang membuat seri ini begitu dinantikan. Trek sepanjang sekitar 1,2 kilometer tersebut dikenal memiliki kombinasi tikungan teknikal dan trek lurus yang cukup panjang sehingga sangat cocok untuk duel speed tinggi khas Superprix. Layout seperti ini membuat setting motor dan strategi mekanik menjadi faktor penentu kemenangan.

Tak hanya menghadirkan kelas utama, Superchallenge Superprix 2026 Seri 2 juga membuka beberapa kelas supporting yang disesuaikan dengan antusiasme starter wilayah Jawa Tengah. Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah hadirnya kelas Exrider Ex-MP2 Lokal Jateng serta Bebek 2 Tak STD Lokal Jateng. Kehadiran kelas tersebut dipastikan menambah aroma nostalgia sekaligus memancing animo starter lokal.

Dari sisi hadiah, Superprix musim 2026 juga tampil lebih serius. Untuk kelas Expert, juara pertama disebut mendapat hadiah hingga Rp10 juta, sementara kelas Novice mencapai Rp6 juta. Belum lagi bonus juara umum seri dan klasemen akhir musim yang membuat persaingan dipastikan berlangsung ketat sejak sesi latihan hingga final race.

Persiapan tim-tim papan atas pun mulai terlihat sejak beberapa hari sebelum balapan dimulai. Tim besar seperti Dit’s Racing dikabarkan membawa hingga 12 motor dengan dukungan empat mekanik berbeda demi menghadapi ketatnya persaingan Boyolali. Sementara No Limit Racing Team juga langsung fokus menyerang kelas Expert dan Superclass Underbone 130cc 2-Tak yang dikenal paling bergengsi.

Tidak hanya soal balapan, Superprix Boyolali juga kembali mengusung konsep full entertainment khas Superchallenge. Area paddock, aktivitas penonton, hingga challenge interaktif disiapkan agar event terasa lebih hidup. Konsep night race yang menjadi identitas Superprix dipastikan kembali menghadirkan atmosfer berbeda dibanding balap road race konvensional.

Dengan kombinasi rider top nasional, kehadiran pembalap Asia, hadiah besar, hingga atmosfer night race yang megah, Superchallenge Superprix 2026 Seri 2 Boyolali diprediksi menjadi salah satu seri paling panas musim ini. Pecinta balap dipastikan bakal disuguhi duel tanpa kompromi sejak lampu start menyala hingga garis finis.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *