Gubernur Jateng Dragbike 2026 di Manahan Solo Diikuti 537 Starter, RCQU Management Targetkan Empat Event

motoline.id Gelaran Gubernur Jateng Dragbike 2026 yang berlangsung di Manahan, Solo, pada Minggu, 6 September 2026, sukses menjadi magnet bagi pecinta balap lurus. Sebanyak 537 starter dari berbagai daerah turun langsung untuk bersaing dan memburu catatan waktu terbaik di lintasan.

Antusiasme peserta sudah terlihat sejak awal event berlangsung. Berbagai tim datang dengan persiapan maksimal, membawa motor-motor terbaik untuk menghadapi persaingan di kelas masing-masing.

Read More

Tidak hanya pembalap yang menjadi pusat perhatian, para mekanik juga terlihat bekerja keras sepanjang jalannya perlombaan. Setiap hasil menjadi bahan evaluasi untuk mencari kombinasi setting terbaik.

Jumlah 537 starter menunjukkan besarnya antusiasme terhadap event dragbike di Jawa Tengah. Peserta datang dari berbagai daerah dengan membawa target masing-masing, mulai dari mengejar podium hingga melakukan pengujian performa motor.

Persaingan berlangsung ketat di berbagai kelas. Tim-tim besar dengan persiapan matang harus berhadapan dengan pembalap dan mekanik dari berbagai daerah yang juga memiliki paket motor kompetitif.

Bagi sebagian peserta, event seperti Gubernur Jateng Dragbike 2026 menjadi ajang untuk membuktikan hasil pengembangan motor. Sementara bagi pembalap, konsistensi dan kemampuan melakukan start menjadi faktor penting untuk menghasilkan catatan waktu maksimal.

Menurut Tomi Wijanarko dari RCQU Management selaku penyelenggara, tingginya jumlah peserta menjadi dorongan bagi pihaknya untuk terus menghadirkan event dragbike.

“Alhamdulillah, antusiasme teman-teman pembalap dan tim sangat luar biasa. Di event Gubernur Jateng Dragbike 2026 ini kami mencatat ada 537 starter yang datang dari berbagai daerah. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan event dragbike yang berkualitas dan menjadi wadah bagi para pembalap serta tim untuk berkompetisi,” ujar Tomi Wijanarko.

Menurut Tomi, tingginya jumlah starter menunjukkan bahwa dragbike masih memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Event balap tidak hanya menjadi tempat mencari kemenangan, tetapi juga menjadi ruang bagi pembalap dan mekanik untuk meningkatkan kemampuan.

Tidak berhenti sampai di Manahan Solo, RCQU Management juga telah menyiapkan rencana untuk menggelar sejumlah event selama tahun 2026.

Tomi Wijanarko menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan empat event dragbike sepanjang tahun 2026.

“Target kami selama tahun 2026 ini bisa menggelar empat event dragbike. Harapannya tentu event-event tersebut bisa menjadi wadah bagi pembalap, mekanik, dan seluruh tim untuk terus berkembang. Kami juga ingin memberikan kesempatan kepada pembalap dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka,” tambah Tomi.

Rencana tersebut tentu menjadi kabar positif bagi para pelaku dragbike. Semakin banyak event yang digelar, semakin besar pula kesempatan bagi pembalap dan tim untuk mengukur kemampuan serta mengembangkan performa motor.

Namun, penyelenggaraan event yang berkelanjutan juga diharapkan mampu menciptakan kompetisi yang semakin sehat dan kompetitif.

Tomi berharap perkembangan dragbike tidak hanya dilihat dari jumlah peserta, tetapi juga dari kualitas kompetisi dan prestasi para pembalap.

“Kami berharap ke depan peserta semakin banyak, kompetisinya semakin sehat, dan prestasi pembalap Indonesia juga terus berkembang. Tentunya kami akan terus berupaya menghadirkan event yang menarik dan memberikan pengalaman kompetisi terbaik bagi seluruh peserta,” pungkasnya.

Gubernur Jateng Dragbike 2026 di Manahan Solo akhirnya bukan sekadar menjadi ajang mencari pembalap dengan catatan waktu tercepat. Event ini juga memperlihatkan besarnya semangat komunitas balap roda dua dari berbagai daerah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *