motoline.id – Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia terus mendorong perubahan di dunia pendidikan vokasi. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Veteran Semarang (Unisvet) menunjukkan dukungannya terhadap pengembangan teknologi elektrifikasi otomotif dengan menyalurkan hibah 47 unit baterai motor listrik untuk dimanfaatkan sebagai media pembelajaran di SMK se-Jawa Tengah.
Hibah tersebut disalurkan melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Teknik Sepeda Motor Jawa Tengah. Ketua MGMP Teknik Sepeda Motor Jawa Tengah, Widarto, menerima hibah tersebut untuk selanjutnya dapat dimanfaatkan dalam mendukung pembelajaran teknologi kendaraan listrik di sekolah.
Penyerahan hibah secara langsung dilakukan oleh Fahmy Fatra, S.Pd., M.T., selaku Dosen sekaligus Ketua Program Studi Otomotif Universitas Veteran Semarang.

Sebanyak 47 baterai motor listrik tersebut merupakan hibah dari Viar yang diharapkan dapat menjadi sarana pendukung pembelajaran bagi siswa SMK, khususnya pada bidang Teknik Sepeda Motor dan kompetensi otomotif yang mulai mengarah pada perkembangan kendaraan listrik.
Unisvet Dukung Perkembangan Teknologi Kendaraan Listrik
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FSaintek) Universitas Veteran Semarang, Dr. Sena Mahendra, S.T., M.T., menyampaikan bahwa Unisvet senantiasa mendukung perkembangan teknologi otomotif, terutama perkembangan teknologi listrik yang saat ini semakin berkembang.
Menurutnya, perubahan teknologi di industri harus diikuti oleh dunia pendidikan agar peserta didik memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.
“Unisvet senantiasa mendukung perkembangan teknologi listrik di otomotif. Saat ini Unisvet telah bekerja sama dengan Viar untuk mengembangkan motor listrik,” ujar Dr. Sena Mahendra.
Kerja sama tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan Universitas Veteran Semarang dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik. Dukungan itu kemudian diperluas melalui penyaluran hibah komponen kendaraan listrik kepada sekolah-sekolah.
Baterai motor listrik yang disalurkan kepada SMK di Jawa Tengah merupakan hibah dari Viar melalui kerja sama dengan Unisvet.
Fahmy Fatra Serahkan Langsung 47 Baterai Motor Listrik
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan vokasi, Fahmy Fatra, S.Pd., M.T., selaku Dosen dan Ketua Program Studi Otomotif Universitas Veteran Semarang, menyerahkan langsung hibah sebanyak 47 baterai motor listrik.
Penyerahan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun koneksi antara perguruan tinggi, industri dan pendidikan vokasi.
Sebanyak 47 baterai tersebut diharapkan tidak hanya menjadi komponen yang tersimpan di ruang praktik, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran langsung oleh guru dan siswa.
Dengan adanya komponen kendaraan listrik, siswa dapat mulai mengenal sistem elektrifikasi otomotif secara lebih nyata.
Pembelajaran tidak lagi hanya dilakukan melalui gambar, video atau teori di ruang kelas. Siswa memiliki kesempatan untuk melihat dan mempelajari langsung salah satu komponen utama dalam sistem penggerak kendaraan listrik.
MGMP Teknik Sepeda Motor Jadi Penghubung ke Sekolah
Penyaluran hibah melalui MGMP Teknik Sepeda Motor Jawa Tengah dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas manfaat bantuan.
Ketua MGMP Teknik Sepeda Motor Jawa Tengah, Widarto, menerima hibah tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan kompetensi pembelajaran otomotif di SMK.
Melalui jaringan MGMP, pemanfaatan teknologi dan media pembelajaran dapat dikembangkan bersama oleh para guru Teknik Sepeda Motor.
Kolaborasi ini juga membuka peluang untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai perkembangan teknologi kendaraan listrik.
Setiap sekolah memiliki kondisi sarana dan prasarana yang berbeda. Karena itu, kehadiran komponen pendukung pembelajaran dapat membantu sekolah mulai membangun materi dan praktik terkait elektrifikasi secara bertahap.
Kolaborasi Unisvet dan Viar Dukung SDM Otomotif Masa Depan
Kerja sama antara Universitas Veteran Semarang dan Viar menjadi salah satu contoh bagaimana perguruan tinggi dan industri dapat berkolaborasi dalam mendukung perkembangan teknologi.
Teknologi kendaraan listrik berkembang dengan cepat. Dunia pendidikan membutuhkan akses terhadap perkembangan tersebut agar proses pembelajaran tidak tertinggal dari kebutuhan industri.
Melalui kerja sama tersebut, Unisvet tidak hanya mengembangkan teknologi motor listrik di lingkungan kampus, tetapi juga ikut mendorong penyebaran pengetahuan dan teknologi kepada pendidikan vokasi.
Penyaluran 47 baterai motor listrik untuk SMK di Jawa Tengah menjadi bagian dari rantai kolaborasi tersebut.
Industri menyediakan dukungan teknologi, perguruan tinggi menjadi penghubung dan pengembang pengetahuan, sementara SMK menjadi tempat lahirnya calon tenaga kerja yang akan menghadapi perubahan industri otomotif di masa depan.





