Dominasi BF Wijaya Racing Kediri di Black Dragbike Semarang 2026, Adit Coco dan Raka Komang Tak Terbendung di Kelas Sport 4T 300cc Non DOHC

motolineid.com – Gelaran Black Dragbike Semarang 2026 yang berlangsung di lintasan Skadron 31/AYC eks Bandara Ahmad Yani Lama pada 3 Mei 2026 kembali menjadi panggung pembuktian tim-tim papan atas dragbike nasional. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah performa tim BF Wijaya Racing Kediri di kelas bergengsi Sport 4 Tak 300cc Non DOHC Mix Rider.

Di kelas yang dikenal keras dan penuh motor bertenaga besar itu, duet dragster andalan Adit Coco dan Raka Komang sukses membawa tim BF Wijaya Racing Kediri keluar sebagai juara. Catatan waktu terbaik yang dibukukan Adit Coco mencapai 6,729 detik, menjadikannya salah satu motor tercepat pada event tersebut.

Read More

Kemenangan ini terasa spesial karena motor yang digunakan Adit Coco dan Raka Komang memakai motor yang sama. Artinya, performa motor benar-benar diuji lewat konsistensi setup dan chemistry pembalap dengan motor, bukan sekadar perbedaan spesifikasi antar unit.

Menurut Muh. Sholeh alias Sohel, kru mekanik spesialis 4 tak dari Wijaya Racing, salah satu kunci performa motor mereka ada pada pengembangan rasio transmisi custom yang dirancang khusus untuk kebutuhan dragbike 201 meter.

“Karakter motor 4 tak 300cc ini torsinya besar. Jadi perpindahan gigi harus cepat dan halus supaya tenaga tidak putus,” jelas Sohel.

Rasio custom tersebut memungkinkan pembalap melakukan perpindahan gigi tanpa menarik kopling secara penuh. Teknik ini sangat penting di dragbike karena sepersekian detik sangat menentukan hasil akhir. Saat perpindahan gigi lebih cepat, putaran mesin tetap terjaga dan akselerasi motor tidak banyak terbuang.

Teknologi seperti ini memang mulai banyak dikembangkan di motor-motor dragbike kelas sport. Terlebih kelas Sport 4T 300cc Non DOHC dikenal mengandalkan akselerasi brutal dari mesin-mesin basis Honda Tiger, Verza, hingga GL series yang sudah mengalami ubahan ekstrem.

Konsistensi itulah yang membuat BF Wijaya Racing tetap disegani di kelas sport 4 tak. Ketika banyak tim fokus mengejar power besar, tim ini justru berhasil memadukan tenaga, kestabilan rasio, dan feeling rider menjadi satu paket yang sangat kompetitif.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *