motoline.id – Gelaran Semarang Drag Carnival Pemula 2026 yang berlangsung di Lanud lama Ahmad Yani Semarang, Minggu (8/2), berjalan sukses dan menyedot perhatian besar pecinta dragbike. Salah satu sorotan utama dari event ini adalah lahirnya Juara Umum Sunmori, kelas yang dikenal paling kompetitif di level pemula karena mengedepankan konsistensi dan ketepatan setting motor.
Berdasarkan hasil resmi kejuaraan, gelar Juara Umum Sunmori berhasil diraih oleh Andre Bocil asal Jepara, pembalap dari tim Wahyu Sejati RPM. Andre tampil dominan sepanjang lomba dengan mengoleksi 64 poin, hasil dari performa stabil di beberapa kelas Sunmori yang diperlombakan.
Kelas Sunmori menuntut pembalap untuk tidak hanya cepat, tetapi juga konsisten. Regulasi teknis yang ketat membuat perbedaan performa antarpeserta sangat tipis. Oleh karena itu, akumulasi poin dari berbagai kelas menjadi penentu utama dalam perebutan gelar Juara Umum.
Andre Bocil mampu menjaga performa sejak babak awal hingga final. Ia tercatat tampil kompetitif di beberapa kelas, antara lain:
- Sunmori Ninja 2T 155cc Rangka Standar
- Sunmori Herex 300cc Rangka Standar
- Sunmori Bebek 4T Prostreet 200cc
Hasil ini menunjukkan kemampuan adaptasi Andre terhadap karakter motor yang berbeda, sekaligus ketepatan mekanik dalam menyiapkan setting mesin sesuai regulasi masing-masing kelas.
Keberhasilan Andre Bocil meraih Juara Umum Sunmori tidak lepas dari setting mesin yang rapi dan konsisten. Pengaturan rasio gir, karakter power delivery, serta kontrol traksi saat start menjadi faktor krusial di lintasan 201 meter.
Selain itu, strategi balap yang matang juga berperan besar. Di kelas Sunmori, kesalahan kecil seperti miss start atau ketidaktepatan membaca lintasan bisa langsung berdampak pada perolehan poin. Andre mampu meminimalkan risiko tersebut dengan pendekatan balap yang disiplin dan terukur.





