Hasil Dragbike Purbalingga 2025: Battle Novice Jadi Ajang Pembuktian Pembalap Muda

motoline.id – Event Battle Novice Purbalingga 2025 sukses menjadi magnet besar bagi pecinta balap lurus di penghujung tahun. Digelar di lintasan Purbalingga minggu 28 Desember 2025, ajang ini tidak hanya menyuguhkan persaingan ketat antar pembalap pemula, tetapi juga menjadi panggung lahirnya talenta-talenta baru yang siap naik level ke kompetisi lebih tinggi.

Sejak pagi hari, atmosfer lintasan sudah terasa panas. Ratusan tim dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga DIY memadati area paddock. Battle Novice Purbalingga memang dikenal sebagai event yang ramah bagi pembalap pemula, namun tetap menyajikan regulasi ketat dan standar teknis yang menuntut kesiapan mesin serta mental pembalap.

Read More

Persaingan Ketat di Kelas Point A

Kelas-kelas Point A menjadi salah satu sorotan utama dalam hasil dragbike Purbalingga 2025. Di kategori bracket 8 detik, persaingan berlangsung sangat rapat hingga selisih waktu hanya hitungan sepersekian detik. Gilang Delima tampil konsisten dan berhasil mengamankan posisi teratas dengan catatan waktu 8,009 detik. Performa ini menunjukkan kombinasi reaksi start yang presisi dan setting mesin yang matang.

Di bracket 8,5 detik, giliran Gilang Kuntet asal Purbalingga yang mencuri perhatian. Bermain di depan publik sendiri, ia mampu menjaga fokus dan mencatat waktu 8,504 detik, unggul tipis dari rival-rivalnya. Sementara itu, kelas bracket 9 dan 9,5 detik juga menyajikan duel sengit, di mana pembalap lokal Purbalingga menunjukkan dominasi lewat konsistensi run tanpa kesalahan.

Hasil dragbike Purbalingga pada kelas Point A ini memperlihatkan bahwa pembalap novice kini semakin cerdas membaca strategi bracket. Tidak lagi sekadar mengejar kecepatan puncak, tetapi juga presisi dan stabilitas waktu.

Point B: Adu Cepat yang Lebih Agresif

Memasuki kelas Point B, tensi balapan meningkat drastis. Di kategori FU Porting 155 cc, nama Kiki Paiko mulai menancapkan dominasinya. Dengan catatan waktu impresif 7,584 detik, Kiki menunjukkan gaya balap agresif namun tetap terkontrol. Keunggulan ini berlanjut di kelas FU Wungkul 147 cc dan Bebek 4T 150 cc Mix, membuatnya menjadi salah satu pembalap paling produktif dalam perolehan poin.

Tak hanya Kiki Paiko, nama-nama seperti Nanda Kotak, Okto Zalfa, dan Gery Kate juga konsisten meramaikan papan atas. Mereka saling bergantian mencatatkan waktu terbaik di berbagai kelas, menandakan bahwa peta persaingan dragbike novice kini semakin merata.

Dari hasil dragbike Purbalingga 2025 di kelas Point B, terlihat jelas bahwa kualitas pembalap pemula terus meningkat. Setting motor semakin rapi, reaksi start semakin tajam, dan kesalahan teknis mulai jarang terjadi.

Kiki Paiko Jadi Juara Umum Total Poin

Puncak dari hasil dragbike Purbalingga 2025 adalah penobatan Kiki Paiko sebagai Juara Umum Total Poin dengan raihan 190 poin. Prestasi ini diraih berkat konsistensinya tampil di berbagai kelas, baik Point A maupun Point B. Tidak hanya mengandalkan satu kategori, Kiki membuktikan dirinya sebagai pembalap serba bisa dengan adaptasi cepat terhadap karakter motor yang berbeda.

Selain Juara Umum Total, penghargaan Juara Umum Point A dan Point B juga menjadi bukti bahwa sistem poin di Battle Novice benar-benar mengapresiasi konsistensi, bukan sekadar kemenangan sesaat.

Ajang Pembinaan yang Efektif

Battle Novice Purbalingga 2025 kembali menegaskan perannya sebagai ajang pembinaan yang efektif. Banyak pembalap yang sebelumnya hanya dikenal di level lokal, kini mulai diperhitungkan untuk naik ke event regional bahkan nasional. Format lomba yang padat, kelas yang variatif, serta sistem poin yang transparan membuat event ini ideal sebagai batu loncatan karier.

Tak sedikit tim menyebut bahwa hasil dragbike Purbalingga tahun ini akan menjadi acuan utama dalam menyusun program balap 2026. Pembalap dengan performa stabil diprediksi bakal direkrut oleh tim yang lebih mapan.

Secara keseluruhan, hasil dragbike Purbalingga 2025 melalui ajang Battle Novice membuktikan bahwa regenerasi pembalap berjalan dengan sangat baik. Persaingan ketat, kualitas teknis yang meningkat, serta lahirnya juara umum baru seperti Kiki Paiko menjadi sinyal positif bagi masa depan dragbike Indonesia.

Jika konsistensi penyelenggaraan dan dukungan lintasan terus dijaga, Purbalingga berpeluang besar menjadi salah satu pusat dragbike novice terbaik di Tanah Air.

Hasil Dragbike Purbalingga 2025

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *