motoline.id – Ajang Tolak Miskin Road Race Championship 2025 kembali menyedot perhatian pecinta balap motor nasional. Digelar di Sirkuit Gokart Boyolali pada 27–28 Desember 2025, seri Grand Final Round 2 ini menyajikan persaingan sengit sejak sesi kualifikasi, khususnya di kelas Sport 2T Std 140cc Open (PoinU).
Berdasarkan hasil Tolak Miskin Road Race Championship pada sesi Qualifying Time Trial (QTT), nama Agus Setyawan tampil menonjol dengan catatan waktu tercepat. Pembalap asal Solo tersebut sukses mengamankan posisi terdepan, sekaligus mengirim sinyal kuat bahwa dirinya siap berbicara banyak di race utama.
Agus Setyawan Tercepat di QTT
Agus Setyawan mencatatkan best time 56,813 detik, unggul tipis dari para rivalnya. Hasil ini tidak hanya menunjukkan kecepatan murni, tetapi juga konsistensi dan kecermatan dalam memaksimalkan satu lap cepat di lintasan teknis Boyolali yang dikenal menuntut presisi tinggi.
Di posisi berikutnya, Danang Utomo dari Karanganyar menempel ketat dengan selisih waktu kurang dari setengah detik. Sementara Azi zihad asal Bandung juga tampil impresif dan masuk tiga besar QTT, membuktikan bahwa persaingan kelas Sport 2T Std 140cc Open kali ini benar-benar merata.
Dalam dunia road race, hasil QTT bukan sekadar catatan statistik. Start dari barisan depan memberikan keuntungan besar, terutama di kelas standar yang mengandalkan skill pembalap, setting mesin, dan pembacaan racing line. Agus Setyawan dinilai berhasil memadukan ketiganya, sehingga mampu tampil dominan sejak sesi awal.
Namun, persaingan belum berakhir. Beberapa nama seperti Sakti Andre dan Abdul Gofar Mutaqin juga mencatatkan waktu kompetitif. Dengan selisih yang tidak terlalu jauh, race utama diprediksi berlangsung panas dan penuh duel sejak lampu start padam.
Tolak Miskin Road Race Championship Makin Bergengsi
Event Tolak Miskin Road Race Championship kini semakin diperhitungkan di kalender balap nasional. Selain jumlah peserta yang terus meningkat, atmosfer kompetisi yang sehat serta hadiah yang menarik membuat ajang ini menjadi magnet bagi pembalap lokal maupun tim papan atas daerah.
Tak hanya menjadi panggung adu cepat, kejuaraan ini juga berperan sebagai wadah pembinaan bagi pembalap muda dan penyaluran bakat dari level regional ke nasional. Hal inilah yang membuat hasil Tolak Miskin Road Race Championship selalu dinanti oleh penggemar balap motor.
Dengan hasil QTT yang telah dikantongi, sorotan kini tertuju pada race utama. Mampukah Agus Setyawan menjaga konsistensi dan mengonversi start depan menjadi kemenangan? Atau justru kejutan datang dari barisan belakang?
Satu hal yang pasti, Tolak Miskin Road Race Championship 2025 kembali membuktikan diri sebagai ajang yang menyajikan balap ketat, kompetitif, dan sarat gengsi. Semua mata kini menunggu hasil akhir yang akan menentukan siapa benar-benar layak disebut penguasa Boyolali.





